Cari mie pedas ber-level
di Denpasar? Itu lho, yang nama menunya horor, seperti mie
setan, iblis, minuman genderuwo, kuntilanak, pocong
dsb. Sobat bisa datang ke KOBER Mie Setan
di Jln. Bedugul No.37, Denpasar.
Patokannya, kalau sobat datang dari arah Tukad Pakerisan, lokasinya
di kanan jalan setelah Universitas Pendidikan Nasional (UNDIKNAS).
Tempat ini memang tidak ada papan nama atau signboard-nya,
sehingga seolah-olah jika dilihat dari luar seperti rumah pribadi.
Cari saja pelataran parkir yang penuh sepeda motor dan banyak antrian
anak mudanya. Itulah tempatnya.
 |
Antrian Sampai Ke Halaman Depan |
Hidangan kuliner sejenis ini sudah banyak tersedia di
kota-kota besar di Pulau Jawa. Berbagai stasiun televisi pun telah
berulang kali mengulasnya. Tapi sayang, saya belum pernah mencobanya.
Nah, hari sabtu (21/6) kemarin, saya dan kekasih, Ruth sepakat untuk
mencicipinya. Hitung-hitung berwisata kuliner. Seperti apa sensasi
makan di KOBER (Kelompok Bermain) Mie Setan
?
 |
Daftar Menu |
 |
Print Out Pembayaran |
Bagi pengunjung yang pertama kali datang ke sini, pasti
kebingungan, bagaimana cara pesannya (seperti saya kemarin,
tolah-toleh gak
jelas)?. Di tempat ini menggunakan sistem reservasi.
Kita datangi dulu petugas kasir di depan pintu masuk, pesan menu yang
tampak di layar LCD atau bisa juga melihat di papan menu di atas
pintu. Mie setan untuk
mie rebus, sedangkan mie iblis
untuk mie goreng. Kali itu, kami memesan 1 mie setan level 2 (25
cabai), 1 mie iblis M (10 cabai), Es genderuwo dan kuntilanak.
Setelah pesan menu, kita akan ditanyai petugas kasir, pesanan atas
nama siapa. Tidak perlu nama asli, panggilan atau inisial juga boleh
(kemarin ada yang pakai nama “MASBULOH”
atau kepanjangan dari MASalah Buat LOH, bahasa gaul). Nanti kita akan
diberi print out nota
pembayaran dan serahkan ke petugas di dalam ruangan. Sekarang tinggal
tunggu nama kita dipanggil.
 |
Tempat Memasak Mie |
 |
Tempat Menyajikan Makanan dan Minuman Sebelum Ke Pelanggan |
 |
Mie Yang Baru Matang |
 |
Para Pelanggan Yang Sabar Menanti Datangnya Pesanan |
15 menit kemudian, nama kami dipanggil dan dipersilahkan
duduk di meja yang sudah disiapkan. 10 menit berselang, minuman yang
kami pesan datang. Wujud minuman es yang kami pesan seperti ini
 |
Sebelah Kiri Es Genderuwo, Kanan Kuntilanak |
Sambil menunggu menu utama, saya perhatikan pengunjung
lain yang sedang asik menyantap makanannya. Kebanyakan dari mereka
mengelap hidungnya dengan tissue yang berada di meja masing-masing.
Bahkan beberapa diantaranya ada yang seperti menangis menahan pedas.
Weh, kok ngeri ya? Apalagi saya pesan mie 25 cabai. Deg-deg'an
juga sih, bisa bertahan ngga ya?
20 menit berlalu, akhirnya mie yang kami pesan datang.
Seperti ini tampilannya
 |
Mie Setan 25 Sambal |
Di piring itu, tersaji mie ditaburi bumbu daging
(bentuknya seperti koya pada soto ayam), pangsit goreng, siomay,
selembar daun selada dan seiris daging sapi. Saya aduk mienya pakai
sumpit, terlihat biji cabai 'sembunyi' di bawah mie. Saya cium bau
mienya, bukan aroma mie yang saya cium, melainkan bau cabai! Hashh
... kayaknya salah order nih, cabainya kebanyakan!
 |
Biji Cabai Yang Sembunyi Di Balik Mie |
Jika dilihat sepintas, bentuk dan tekstur mienya seperti
spagethi. Jangan tanya rasanya. Mienya pedas setengah mati! Lidah
saya baru menyentuh permukaan mie, sudah terasa pedasnya. Apa yang
bakal terjadi selanjutnya, sudah bisa ditebak. Cucuran keringat mulai
membasahi kening, leher dan tubuh, mata mulai merah berair menahan
pedas. Tidak hanya itu, saking 'menderitanya' saya, otot tangan atas
sebelah kanan sampai berdenyut (cedutan,
bahasa jawa). Minuman es yang saya pesan rasanya tidak mempan
menangkal serbuan pedas dari mie setan. Weh, pedasnya benar-benar
ngajak berkelahi!
Beginilah tampang saya saat makan mie
.jpg) |
Saya sampai nangis menahan rasa pedas dari mie setan |
Sebagai penutup, saya akan review
kelebihan dan kekurangan dari KOBER Mie
Setan. Kelebihan
dari tempat ini, sangat cocok sebagai ajang nongkrong
bersama teman-teman. Seru-seruan adu nyali, siapa yang sanggup
bertahan makan mie paling pedas dialah pemenangnya. Kekurangan,
waktu penyajian terlalu lama. Kalau saya hitung, hampir satu jam atau tepatnya 50 menit saya menunggu.
Makannya sih gak lama, kurang dari 10
menit. Selain itu, ruang tempat makannya terasa pengap karena kurang ventilasi udara. Kalau mau ke sana, ada baiknya sobat
bawa buku bacaan, memainkan game di handphone
atau apapun untuk membunuh waktu.
Ada yang belum pernah ke KOBER
Mie Setan? Datang saja ke Jln Bedugul No.37,
Denpasar. Hati-hatilah dalam memilih banyaknya cabai. Jangan seperti
saya yang asal njeplak.
Selamat berwisata kuliner.
Related Posts : kuliner
Saya kerja dan tinggal disidakarya, sering lewat tapi ngeliat antrean gitu kayak ular jadi males kesana. Saya heran juga kenapa ada orang sampe ngantre gitu cuman buat makan...padahal menurut temen saya yg uda kesana rasa mienya biasa aja nga ada yang spesial..tapi selera berbeda2 sie ya ato mungkin karena rasa penasaran..apa ada ya orang kesana berkali2
BalasHapusJangan ksana pak..bohong bilang sensasi pedasnya beda, wong rasa pedas cabe 2 sama cabe 7 sama aj..gak ada bedanya
HapusKecewa bgt sama mie kober! Namanya aj mie setan, udh capek ngantre..rasa pedes mie cabe 2 sama cabe 7 sama aj, gak ada bedanya. Harusnya walopun rame tetep mempertahankan mutu. Wkt komplain ke petugasnya, mereka cuma cengengesan aja.
BalasHapussaya jg pernah pesen mie cabe 15 malah dptnya yg manis ga pedes.. kecewa. Pernah juga ketuker mie temen saya yg cabe 5 sama punya saya yg cabe 15. Jadi kasian tmen saya yg kepedesan. kalau mau pedas skalian aja pesen cabe 15-20.. biar mantap
BalasHapusKejadian Hari. Saya dan temen-temen kantor pesen mie setan lv4, Lv2, Mie Iblis S. Dan ternyata, Lv4 dan Lv2, sama aja pedes dan jumlah cabe nya. TOLONG KALAU HIRE PEGAWAI YANG BISA BACA! jangan buat ada levelnya tapi gk ada bedanya. Pembohongan Publik!
BalasHapus