Tampilkan postingan dengan label travelling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label travelling. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 November 2014

LETS HIT THE ROAD! PERJALANAN SANUR - GILIMANUK

Persoalan jaket dan helm beres, sekarang giliran packing. Kami sepakat tidak akan bawa pakaian banyak khawatir makan tempat. Terlebih mengganggu kenyamanan serta keleluasaan saya berkendara. Maka dari itu, kami hanya bawa beberapa setel pakaian untuk dua atau tiga hari serta peralatan mandi seperti sabun, pasta gigi, sikat gigi dan lain sebagainya. Kurang dari satu jam tas ransel milik kekasih saya terisi penuh.

Seusai packing, kini urusan perut pengendaranya. Tempat makan Bakso Herman Jln. Tukad Barito Timur jadi pilihan kami bersantap siang. Saya makan rawon sedangkan dia pesan seporsi bakso lengkap dengan nasi putih dan es jeruk manis. Selesai makan, Ruth meminta saya mampir sebentar ke toko oleh-oleh Pie Susu khas Bali di Jln. Tukad Balian, Sanur. Katanya sungkan jika pulang tanpa membawa sesuatu meski itu sekedar makanan ringan.

Senin, 27 Oktober 2014

BERMALAM DI SEMINYAK TOWN HOUSE

Akhir pekan kali ini terasa begitu spesial karena bertepatan dengan libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharam 1436 H (25/10). Mereka yang libur hari Minggu kebagian 'jatah' waktu lebih sehari. Tak heran jika tempat-tempat wisata dipenuhi para pelancong menghabiskan waktu bersama anggota keluarga, rekan sahabat, bahkan kekasih pujaan hati.

Bicara soal long weekend, saya juga tak ingin kalah. Saya dan kekasih saya Ruth bersama 'rombongan' menghabiskan waktu bermalam dua hari satu malam di Seminyak Town House Jln. Dewi Ratih No 3 Nakula, Seminyak Kuta, Bali. Sekali-kali memanjakan diri keluar dari penatnya rutinitas.


Beberapa hari sebelumnya, saya dibuat penasaran, seperti apa sih tempatnya? Itu karena kekasih saya bilang bentuknya kurang lebih seperti apartemen. Apa menariknya menginap di apartemen? Pikir saya saat itu. Lebih lanjut dia menceritakan di sana kita diberi dua lantai. Lantai bawah untuk masak, nonton TV dan makan, sedangkan lantai atas untuk beristirahat. Woowww ... baru kali ini ada apartemen konsepnya dua lantai. Meski sudah dijelaskan, tetap saja saya masih penasaran kalau belum melihatnya secara langsung.

Rabu, 22 Oktober 2014

HUNTING HELM

Sebelumnya, karena kepepet biaya transportasi, akhirnya kami (Saya dan Ruth, kekasih saya) memutuskan pulang melayat ke Surabaya dengan menggunakan sepeda motor. Ide gila menurut saya karena kendaraan yang saya pakai Honda Beat. Motor matic tersebut tidak dirancang untuk berpergian keluar kota, melainkan menempuh jarak dekat. Masalah lain pun muncul. Saya tidak punya perlengkapan berkendara sama sekali. Yang saya butuhkan adalah helm yang mumpuni, jaket tebal untuk menghalau terpaan angin jahat dan lain sebagainya.

Selasa, 21 Oktober 2014

KEPEPET BERBUAH NEKAT

Handphone-ku berdering nyaring mengusik tidurku, Rabu (17/9) pagi jam 07.13 Wita. “Siapa sih pagi-pagi gini telepon?” gumamku. Wajar jika aku sedikit menggerutu. Semalam aku habis begadang sampai jam 03.00, nonton film Harry Potter The Deathly Hallows part 1 dan 2. Aku raih ponsel di samping tempat tidur dan melihat layarnya. Ternyata kekasih saya, Ruth. Tumben dia telepon sepagi ini? Icon hijau saya swipe ke kanan dan dia terdengar sedang menangis. “Lho, kenapa sayang? Pagi-pagi kok udah nangis? Ada apa?” tanyaku.

Sekuat hati dia menahan tangisnya, lantas berujar, “Mbah Tung (Mbah Tung, ayah dari Ibunda Ruth) meninggal”

Minggu, 17 Agustus 2014

KETIKA BECAK 'BERGAYA' DI HOTEL BERBINTANG

Ada pemandangan menarik ketika saya berjalan memasuki bangunan hotel bintang tiga ini. Sedikit nyeleneh, beda dari hotel-hotel kebanyakan. Namun di sisi lain terlihat unik dan berkarakter. Melihat benda-benda antik ini dipajang sedemikian rupa menghiasi beberapa tempat strategis hotel, saya kemudian menyeletuk di dalam hati, “Ternyata yang bisa bergaya tidak hanya model-model cantik nan seksi saja, becak pun bisa!”

Jumat, 27 Desember 2013

BANDUNG CITY TOUR

(25/12) Hampir satu minggu belakangan, saya ngendog manis di rumah. Mengisi waktu senggang membaca buku, berita, artikel, update postingan di blog ini, ber-socmed, sampai main game. Tapi lama kelamaan kok bosan juga ya? Keluar rumah juga bingung mau kemana?


Kebetulan my ‘lil brotha, Turin sedang liburan selama satu minggu penuh. Nah, daripada saya jadi manusia anti-sosial, kenapa tidak diajak nemenin sekalian menikmati hiruk pikuk kota Parahyangan? Itung-itung berpetualang jadi turis domestik gadungan, ha3ha. Awalnya kita sepakat jam 10.00wib jalan, eh.. ternyata meleset. Tugas bersih-bersih rumah belum juga selesai sampai batas waktu yang ditentukan. Akhirnya kita baru jalan jam 11.15wib.


Dari Ujung Berung, kami naik angkutan umum (angkot/bemo) warna pink jurusan Gede Bage – Dago dan turun di simpang Dago dekat Bank BCA. Jarak segitu jauhnya, cukup membayar 5000/orang. Masih terjangkaulah, ketimbang bawa kendaraan sendiri? Capek di jalan, main srabat srobot sama pengguna jalan lain. Enak juga naik angkot, duduk manis, sampai deh di tujuan.

Kamis, 19 Desember 2013

BATUR NATURAL HOT SPRING

Hampir semua orang pernah mengunjungi kawasan wisata Kintamani Bali, bukan? Di sana, kita bisa menikmati keindahan alam di ketinggian ribuan kaki di atas permukaan air laut, melihat kombinasi elok antara Danau Batur dan Gunung Agung.
Gunung Agung Di Lihat Dari Kawasan Wisata Kintamani Bali
Namun, tak banyak orang menyadari atau mengetahui bahwa di balik keindahan Danau Batur masih tersimpan objek wisata lain yang tak kalah serunya dengan sekedar ‘melihat’ pemandangan. Ya, sobat bisa mengistirahatkan tubuh dan pikiran sejenak berendam -kungkum- air panas alami di “Batur Natural Hot Spring” yang terletak sekitar 5 km dari kawasan wisata Kintamani. Sungguh amat disayangkan jika sobat melewatkannya.

Selasa, 29 Oktober 2013

JALAN PANTAI KUTA MEMPRIHATINKAN!


Siapa tak mengenal jalan pantai kuta Bali? Satu-satunya jalan utama yang bersebelahan persis dengan pantai kuta itu kini kondisinya semakin memprihatinkan, macet parah! Bagaimana tidak, arus kendaraan yang padat, lebar jalan yang sauprit (kecil, tidak memadai), taxi-taxi yang suka berhenti di tengah jalan atau mobil dan motor yang seringkali memperlambat laju kendaraan untuk mencari tempat parkir itu, sekarang ditambah lagi pengerjaan proyek “mempersolek” trotoar! Saya yang ketika itu melintasi jalan pantai kuta di sore hari saja sudah padat merayap seperti layaknya jalanan ibukota Jakarta, bagaimana situasinya pada malam hari atau puncak-puncak padatnya arus di malam minggu? Ngga kebayang deh x_x

BENARKAH PANTAI KUTA MULAI KEHILANGAN EKSOTISMENYA?

Situasi Pantai Kuta Bali

Konon, sempat tersiar kabar tak sedap, bahwa pamor pantai kuta Bali mulai menurun. Mulai ditinggalkan oleh bule-bule asing yang cakep dan seksi. Kenapa? ‘Katanya’ sudah tidak eksotis lagi karena lingkungannya yang kumuh dan jorok. Belum lagi serbuan turis lokal atau domestik yang memadati bagai ikan pindang. Saya ngga ngelarang untuk main ke pantai kuta, siapapun boleh kok ‘mencicipi’ pesona icon#1 dari pulau Dewata itu. Tapi, kalau kondisinya terlalu ramai siapa juga sih yang betah berlama-lama di sana? Jangankan untuk sun bathing atau berjemur, ngeliatnya pantainya aja udah males. Bener ngga sih rumor pantai kuta mulai ditinggalkan bule-bule karena kumuh dan jorok?

Minggu, 27 Oktober 2013

WISATA TIRTA SRINADI KLUNGKUNG

Narsis Dulu
Minggu (20/10) Tidak seperti hari-hari minggu sebelumnya yang padat akan rutinitas bersih-bersih kost. Kali ini saya bersama Ruth dan teman-teman kantornya mengadakan acara khusus, berenang! Cerdas banget nih yang bikin acara, kebetulan sudah lama saya tidak berenang di air tawar (kalau air asin, berarti pantai kan?). Kolam renang itu bernama, “Wisata Tirta Srinadi” terletak di Banjar Minggir Desa Gelgel Klungkung Bali. Kira-kira menghabiskan waktu perjalanan 45 menit dari daerah Sanur dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam (saat itu saya sepeda motor). Lantas, seperti apa sih kondisi dan situasi di sana?

Rabu, 09 Oktober 2013

GOES TO KARANGASEM BALI

Rabu (9/10), belum juga habis kue donat yang baru saya nikmati, Ari (Kepala Sirkulasi) memberi komando untuk bersiap-siap berangkat ke Karangasem. “Bah.. mana belum nyeruput kopi, pula?” gumam saya dalam hati. Ya sudahlah... ketimbang ntar di tinggal.

Selama saya tinggal di Bali, kurang lebih 2 tahunan, saya belum pernah mengunjungi Karangasem (kasihan ya?). Makanya itu, kemarin, ketika Ibu Bos menawarkan “Darwin mau ikut Ari ke kantor bupati Karangasem ngga?”, tanpa berpikir panjang saya mengiyakan tawaran itu (sekalian jalan-jalan maksudnya, ho3ho).

Senin, 27 Mei 2013

SEBUAH RENUNGAN UNTUK TRAVELLERS INDONESIA YANG DOYAN KELUAR NEGERI

Senin pagi yang mendung, saya menyempatkan membaca beberapa artikel dari travel detik. Beberapa diantaranya, menulis tentang keindahan alam negara tetangga, Thailand. Setelah membaca artikel itu, saya jadi berfikir “Kenapa mereka saling berlomba mengeksplor keindahan negara lain? Bukan negara kita, Indonesia?". Tidak hanya artikel, beberapa program acara televisi swasta juga sering menanyangkan hal serupa. Padahal, kalau mau main hitung-hitungan negara kita kurang wisata alam apa sih?

Sabtu, 11 Mei 2013

INDAHNYA BERWISATA DI PANTAI NUSA DUA BALI

BALI memiliki ratusan wisata pantai yang indah. Pantai Kuta sebagai ikon #1 Bali, sudah dikenal luas dunia internasional. Lucunya.. banyak diantara para turis asing lebih mengenal BALI ketimbang Indonesia.

Kamis, 09 Mei 2013

TEMPAT WISATA MENAKJUBKAN TAK JAUH DARI BEDUGUL BALI

Jika sobat berencana mengunjungi Bedugul Bali, tidak ada salahnya sobat mencoba ke tempat wisata yang satu ini. Sobat hanya perlu “bergeser” sedikit sejauh 3km dari Bedugul. Seperti apakah tempatnya?